Sabtu, 23 November 2013

cinta kah siapa?



Aku terlahir dalam keadaan menangis dan orang-orang di sekeliling pun tersenyum menyambut kehadiran ku. Saat ku mulai berteriak dengan tangisan khas, merekapun mengajariku untuk tersenyum, tertawa bahagia. Mereka mengajarkan ku a kan artinya kehidupan. Dengan nyanyian indahnya, aku pun tertidur dalam dekapannya. Mereka berusaha untuk selalu menenangkan agar ku tidak terbangun dan menangis . betapa nyamannya dekapan ini, inilah cinta yang harusnya aku nikmati. Adakah saat ini, kita merasakan cinta sejauh ini ?
Merekapun mengajari ku berjalan, mereka membimbingku, meskipun sempat terjatuh berkali-kali, namun waktu yang lama pun mengubahku dan akhirnya aku bisa berjalan sendiri.  Kata Ibuku, cinta itu indah, dan adanya aku adalah cinta yang tumbuh. Apa itu cinta ? dalam benakku pun menginginkan jawaban itu semua.
Masa kecil, ada kalanya bermain dan bercanda dengan sahabat-sahabat. Aku bahagia dengan semua ini. Memiliki sahabat-sahabat yang begitu menyenangkan. Hari-hari selalu aku habiskan dengan bermain dan kebersamaan belajar di Sekolah dengan sahabat-sahabatku. Dan saat itu aku berkata kepada Ibuku “Ibu, aku jatuh cinta, aku mencintai mereka (sahabat-sahabatku)”. Dan Ibuku berkata, “Iya Nak, cinta itu memang indah, kalian saling mencintai, maka jangan saling bermusuhan ya!. Aku berpikir, ooo yaa... sekarang aku tahu, apa itu cinta. Cintaku adalah sahabat-sahabatku.
Aku berpikir, aku sudah menginjak dewasa. Aku ingin mencari kehidupanku yang katanya cinta itu begitu indah. Sekarang aku mengenal pacaran. Inikah yang dinamakan cinta itu? Mencintai laki-laki yang buat aku bahagia.
Namun, waktu terus berjalan. Akupun merasakan sakit di saat orang yang aku cintai mengkhianati ku, dia bilang dia sudah tidak mencintaiku lagi, dia bilang dia mencintai wanita lain. Kenapa cinta harus ada akhir? Saat itu aku benar-benar sakit, aku malu pada Ibu. Saat aku bahagia aku lupa dengan Ibu, apakah aku harus bercerita tentang kesedihanku ini pada Ibuku? Aku pun hanya bisa menangis. Dan ternyata, Ibuku mendekapku, Ibu merasakan apa yang aku rasakan tanpa aku harus menceritakannya. Ibuku selalu mendekapku, Ibuku menghapus airmata ku, Ibu menenangkanku. Akupun seakan merasakan cinta Ibu yang begitu dahsyatnya. Semenjak kejadian itu, aku sadar cinta adalah dekapan Ibu yang paling hangat.
Bagaimana kita saat didera dengan rasa sakit yang begitu dahsyatnya melebihi cinta kita kepada sosok yang kita puja. Belajarlah memahami diri sendiri. Ada baiknya kita harus mendekatkan diri kepada Tuhan. Karena cinta murni adalah cinta kita kepada Tuhan. Tuhan tidak pernah meninggalkan kita saat terpuruk sekalipun. Bahkan Dia akan selalu ada saat kita butuhkan. Dia akan menghadirkan orang-orang yang akan menghibur kita. Dia adalah sahabat kita. Berceritalah kepada orang yang akan kamu percayai. Beruntunglah kalian yang masih memiliki sahabat yaitu orang-orang yang akan terus ada di saat kita susah dan saat kita bahagia. Tanpa pernah kalian sadari, makna sahabatpun adalah cinta tulus

Selasa, 04 Desember 2012

sebuah kesendirian


SEBUAH KESENDIRIAN
Ketika puluhan bahkan ratusan
Jari-jari terikat logam berkilau
Aku apa, mengapa?
Tidak diantara hitungan itu
            Ketika puluhan bahkan ratusan
            Digandeng dengan rekat
            Oleh tangan-tangan pangeran
            Dimana pasangan tanganku?
Aku di sini ada
Masih tetap dalam hitungan
Tapi bukan termasuk diantara mereka
Ini Tentang sebuah keberuntungan
            Dan di saat sekelilingku
            Adalah orang-orang berbahagia
            Dalam dekap orang terkasih
            Aku tertegun sembari tersenyum
            Aku turut bahagia





Minggu, 02 Desember 2012


                BALADA pilihan
Pilihan adalah ujian
Semua sama dan pasti
Tapi harus ada satu yang terpilih
Dan lainnya bukan berarti kesalahan
                        Salahkah yang ku pilih?
                        Bukankah keduanya benar
                        Apa arti satu jika dua melengkapi?
                        Kenapa tak kau ambil saja keduanya?
Jika semua butuh keadilan
Untuk apa sebuah pilihan
Namun Adakah keadilan ???

                       




maafkan aku, Jiwa



Dan pasti aku pahami
Rasamu ketika ...
Aku Berbelok ke kiri
Yang bukan jalan kita
            Maafkan aku, jiwa......
            Raga ini tak sejalan lagi
            Entah setan apa yang berbisik
            Semua terjadi seperti salahku yang lalu
Salahkan aku, jiwa....
Aku telah mendua
Aku yang membuatmu kecewa
Hukum aku, caci aku
            Ini pantas untukku
             Khilaf dan khilaf yang terjadi
            Sengajakah ku lukaimu?
            Sengajakah ku khianatimu?


coretan-coretan berbait: SAAT NANTI

coretan-coretan berbait: SAAT NANTI:        SAAT NANTI Mengenalmu adalah jawaban   Doa yang terpanjatkan entah ini takdir atau ujiMu yang pasti dia untukku SAAT IN...

SAAT NANTI


       SAAT NANTI
Mengenalmu adalah jawaban
 Doa yang terpanjatkan
entah ini takdir atau ujiMu
yang pasti dia untukku
SAAT INI....................
                                    Bukan berarti aku tak bertanya lagi
                                    Lalu siapa masa depanku?
                                    Lalu dengan siapa aku?
                                    Lalu saat ini samakah saat nanti?
Tuhan ............
Aku titipkan doa ini
Dalam coretan berbait
Aku tau Kau pasti mengerti
                                    Aku akan menanti
                                    Jawaban yang Kau beri
                                    Hari itu yaaaaaaaaa......
                                    Saat nanti , PASTI !!